Ada tiga ciri utama yang dapat dikenali, yaitu ciri spektral, ciri spasial, dan ciri temporal.
Ciri spasial, merupakan ciri yang terkait dengan ruang yang meliputi:
1) Rona dan Warna Rona (Tone), yaitu tingkat kegelapan atau kecerahan suatu objek pada citra.
ü Warna obyek yang gelap cenderung menghasilkan rona yang gelap
ü Permukaan kasar cenderung menimbulkan rona gelap pada citra karena sinar yang datang mengalami hamburan hingga mengurangi pantulan sinarnya.
ü Obyek yang basah/lembab cenderung menghasilakn rona gelap
ü Pantulan obyek, misalnya perairan akan menghasilkan rona yang gelap. Sedangkan perbukitan kapur akan menhasilkan rona yang terang
2) Tekstur adalah frekuensi perubahan rona pada citra yang dinyatakan dalam bentuk kasar, sedang dan halus. Misalnya: hutan bertekstur kasar, belukar bertekstur sedang, dan semak bertekstur halus.
Suatu obyek dalam foto udara memiliki perbedaan tekstur dapat dilihat dari :
a) permukaan buminya tidak rata atau tidak
b) keadaaan dan keberadaan obyek lain di atas permukaan bumi misal pepohonan, perairan, permukiman dll.
Beberapa contoh pengenalan obyek berdasarkan teksturnya adalah :
a) Hutan bertekstur kasar, belukar bertekstur sedang dan semak bertektur halus.
b) Lahan kosong bertekstur halus, lahan tebu bertekstur sedang, kumpulan pepohonan bertekstur kasar.
c) Permukaan air yang tenang bertekstur halus, sedikit beriak bertekstur sedang, berombak besar bertekstur kasar.