KELAS GEOGRAFI dan KEBUMIAN

Konsep Dasar Tanah dan Sifat Fisiknya

 


Materi Konsep Dasar Tanah dan Sifat Fisiknya ditujukan bagi Pembelajaran Geografi dan Pembimbingan KSN/OSN Bidang Kebumian SMA pada Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi. Termasuk Mahasiswa Geografi dan Ilmu Tanah.
Materi ini mencakup : Profil Tanah, Jenis Tanah dan Karekteristiknya, Faktor Pembentukan Tanah, Proses Pembentukan Tanah, Tekstur Tanah, Strukur Tanah, Permeabilitas tanah dan  Warna Tanah.

Perkembangan Lanjut Bumi dan Pergerakan Lempeng Tektonik

 

Materi Perkembangan Lanjut Bumi dan Pergerakan Lempeng Tektonik ini di tujukan untuk Pembelajaran Geografi, KSN/OSN Bidang Kebumian baik bagi siswa maupun Guru.
Materi ini dimulai pasca Pembentukan Planet Hingga Model Pergerakan Lempeng dan Pola Arus Konveksi di bawah Lempeng.

Diharapkan Materi ini memberikan perpektif baru Dalam memahami Perkembangan Bumi Pasca Pembentukannya hingga Lempeng Tektonik. Untuk Penyempurnaan, materi ini juga sengaja dilengkapi Isu Dampak Pergerakan lempeng baik Global, Nasional maupun Lokal.


Video Perkembangan Muka Bumi akibat Gerakan lempeng
            

Kepulauan Indonesia diprediksi akan Hilang Akibat Gerakan Lempeng
           

Evaluasi Dari Kasus Gempa : Kesalahan Struktur Bangun Rentan Terdampak Gempa

Materi Kesalahan Struktur Bangun Rentan Terdampak Gempa (Evaluasi Kasus Gempa Ambon 26 September 2019) di susun untuk memberikan Pendidikan Publik tentang Kesalahan dalam Bangunan dan tidak disadarai banyak masyarakat, yang memiliki kerentanan  rusak akibat Gempa. Tentu saja robohnya bagian rumah tersebut akan memberikan ancaman nyata bagi Penghuni rumah/Pemilik rumah itu Sendiri.

Artikel ini ditulis sebagai Bahan Referesi Lain Pembelajaran Geografi Kelas X Fase E dan Kelas XI Fase F dengan Penerapan Model Problem Based Learning di mana kita melihat Faktor dan Dampak Struktur Bangunan sebagai Upaya Mitigasi Stuktural Bencana Alam Gempa Bumi di Indonesia.



Hal ini dimaksudkan agar dalam Perencanaan Pembangunan Rumah di harapkan, masyarakat memenuhi kaidah-kaidah Mitigasi Bencana Gempa (Rumah Tahan Gempa).



Lihat Juga Artikel serupa terkait 

Penurunan Tanah Berbagai Kota dan Pulau di Indonesia (Nonton Juga Video)

 Video Pengantar Artikel

Penurunan muka tanah (land subsidence) merupakan suatu proses gerakan penurunan muka tanah yang didasarkan atas suatu datum tertentu (kerangka referensi geodesi) dimana terdapat berbagai macam variabel penyebabnya (Marfai, 2006).

Pemetaan Kawasan Sektor Bahaya Megatrust (Gempa Besar) di Indonseia

 

Buku Pedoman Operasional Peringatan Dini Tsunami ini memetakan Kawasan Sektor Bahaya Bagi Kawasan yang berpotensi Gempa dengan :
  1. Magnitudo 7 - 7,5 SR di Kawasan Selatan Bali, 
  2. Magnitud 7,6 – 8,0 SR Perairan Selatan Semarang hingga mendekati kawasan Bima, 
  3. Magnitud 8,1 – 8,5 SR di Kawasan Pantai selatan sisi Timur Jawa Barat hingga Nusa Tenggara, 
  4. Magnitud 8,6 – 9,0 SR Pesisisr Selatan Lampung (Zona Krakatau) hingga Nusa Tenggara
Yang berpotensi terjadi di Masa Depan !!! tentu saja Tujuannya agar membentuk masyarakat yang Selalu SIAGA BENCANA di kawasan tersebut
Sumber Data : INA-TEWS

Back To Top